MataWarga.co.id – Sebanyak 2000 penari dari Keluarga Besar Wuamesu Ende Lio di Kota Batam, menari Tarian Gawi di Dataran Engku Putri. Tatian Gawi ini, menjadi salah satu pengisi acara dalam agenda pelantikan pengurus Perkumpulan Keluarga Besar Nusa Tenggara Timur (PK NTT) bulan September mendatang.
Sekretaris panitia pelantikan, Eman Ingland, mengatakan agenda pelantikan pengurus PK NTT periode 2022-2026, akan diisi dengan parade tarian dari beberapa Kabupaten di NTT. Rencananya, ada empat (4) tarian daearah. Yakni, Tarian Gawi, Tarian Ja’i, Tarian Dolo dan Tarian Lego-lego.
Ingland juga menjelaskan, untuk tarian Gawi dari Ende, yang akan mengkoordinirnya dari paguyuban Wuamesu, untuk Tarian Dolo dari Kabupaten Flores Timur dan Lembata yang akan menjadi koordinatornya adalah paguyuban Kekal Lembata, tarian Ja’i dari Kabupaten Ngada dan Nagekeo, dan yang menjadi koordinatornya dari kedua paguyuban tersebut. Sementara untum tarian Lego-lego dari kabupaten Alor, yang akan mengkoordinirnya dari Paguyuban Himka Alor.
Dari empat tarian tradisional daerah yang akan dipentaskan di Engku Putri, salah satunya adalah Gawi.

Gawi dalam Bahasa Ende Lio yang berarti tandak. Tarian ini, akan di ikuti oleh 2000 orang peserta penari dari masyarakat asal Kabupaten Ende, yang berdomisili di Batam. Tarian ini merupakan, salah satu symbol tarian masyarakat adat Suku Ende Lio, sebagai ungkapan rasa syukur atas berkat dan rahmat Tuhan yang telah diterima.
Adapun formasi tarian ini berada dalam sebuah lingkaran, dengan lingkaran dalam di dominasi para pria dan lingkaran bagian luar oleh para penari wanita yang menjadi ciri khas dari tarian ini. Makna filosofis yang terkandung dalam tarian ini menggambarkan rasa persatuan, kebersamaan dan persaudaraan yang terjalin.
Menurut Aniez Palle selaku koordinator tarian Gawi mengatakan, keluarga besar Ende di Kota Batam, akan maksimal untuk menyajikan tarian yang mewakili identitas masyarakat Ende.
Sementara itu, Dion Pani selaku sekretaris Wuamesu Batam mengatakan, untuk penari, Wuamesu sebagai paguyuban Induk Kabupaten Ende di Kota Batam, melibatkan seluruh paguyuban Kecamatan, Kelompok Arisan, Suku Lio dan juga kelompok organisasi pemuda dari Ende.
Untuk memantapkan persiapan, Wuamesu kemudian melakukan rapat pemantapan di Rumah Besar PK NTT.

Dalam pertemuan ini, Dominggus Roslinus Rega Woge selaku Ketua Umum Perkumpulan Keluarga Besar Wuamesu Ende Lio Kota Batam dalam arahannya berharap, agar seluruh masyarakat/warga Batam asal Ende Lio dapat berpartisipasi dalam kegiatan Tarian Gawi masal ini, yang baru pertama kali di adakan di Kota Batam. Apalagi jumlah penarinya mencapai 2000 orang bahkan lebih.
Don juga menjelaskan, taraian Gawi ini, untuk memperkenalkan khasanah budaya serta melestarikan kesenian tradisional daerah dari kabupaten Ende. Selain itu, juga sebagai ajang promosi.
(Wartawan/Abdul Wahid)

















































