MataWarga.co.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Provinsi Kepri, melaksanakan Kaderisasi Tingkat Menengah (KTM). Kaderisasi ini, dilaksanakan di kota Tanjungpinang Kamis (8/9).
KTM DPD GMNI Provinsi Kepri, langsung dibuka oleh Sekretaris Jendral DPP GMNI M. Ageng Dendi Setiawan dan didampingi oleh Ketua Bidang Pengorganisiran masa, Kardoni Fernandes.
Sekjend DPP GMNI, M. Ageng Dendi dalam pidatonya, menyampaikan bahwa kaderisasi di kepri harus terus berlanjut untuk terus menciptakan kader yang mandiri dalam karir di bidang ekonomi, politik maupun budaya.
“Kaderisasi organisasi kemahasiswaan seperti GMNI ibi, harus terus dilaksanakan untuk menciptakan generasi yang handal ke depan. Para pemimpin masa depan, harus mendapatkan bekal ilmu yang cukup untuk menjawab tantangan,”tegas Ageng Dendi.

Sementara Ketua DPD GMNI Kepri, Husnul Marabesi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa KTM untuk kader GMNI, ini untuk pertama kali dilaksnakan di Kepri ini. KTM ini, akan dilaksanakan selama tuju (7) hari.
Husnul juga mengharapkan, dengan dilaksanakannya KTM di Kepri, agar DPD GMNI Kepri, terus bisa mencetak kader-kader terbaik yang siap bersaing di era 4.0 menuju indonesia emas.

KTM ini melibatkan seluruh perwakilan dari DPC GMNI Batam, DPC GMNI Tanjung Pinang-Bintan dan DPC GMNI karimun.
KTM ini akan dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama akan ada terori selama tiga hari. Kemudian bagaian kedua, atau selama tiga hari berikutnya, dengan materi analisis sosial yang turun kelapangan melihat dan menganalisa kondisi masyarakat sosial yang ada di wilayah kepri.
Sebelum ke lapangan peserta akan dibekali dengan materi pengkaderan oleh beberapa pemateri.
Materi pengkaderan diisi oleh beberapa pemateri antara lain :
- Analisis Gerakan oleh Bung Faiz.
- Manifestasi Gerakan Sarinah dalam GMNI oleh Sarinah Dewi Batubara.
- Hakikat Demokrasi oleh Febriadinata
- Marhaenisme adalah Sosialisme Indonesia dalam Praktik oleh Dian Ihkwan
- Penggalangan Opini dalam Gerakan oleh Nikolas Panama.
- Geopolitik Maritim oleh Hendrajit.
- Empat Kutub Ideologi oleh Indrawan Susilo Prabowoadi.

















































