MataWarga.co.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Kepulauan Riau, meminta semua elemen masyarakat untuk mengawal proses distribusi Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM).
Sekretaris DPD KNPI Provinsi Kepri, Askarmin Harun menilai kenaikan Bahan Bakar Minyak Oleh Pemerintah pada saat ini, diwaktu yang belum tepat, mengingat kondisi ekonomi belum pulih sepenuhnya. Sehingga kenaikan BBM ini menambah beban rakyat yang sedang berjuang memulihkan kondisi ekonomi imbas dari pandemi covid 19 sejak 2019 hingga sekarang dampaknya masih sangat terasa.

Askarmin juga menilai, kenaikan harga BBM ini berpengaruh terhadap berbagai macam aspek ekonomi. Karena kenaikan BBM akan berimbas pada kenaikan Bahan pokok dan sektor lainnya.
Sementara itu, Askarmin juga berharap pemerintah mampu menekan laju kenaikan Bahan pokok, mengarahkan subsidi BBM pada sasaran yang tepat, dan KNPI mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi penyaluran subsidi BLT BBM, agar tidak ada oknum-oknum yang bermain.
“Kami mengajak berbagai elemen masyarakat, untuk bersama-sama mengawal dan menjaga secara ketat penyaluran BLT BBM agar tidak dikorupsi, sehingga tepat sasaran” ujarnya, Jumad (9/9/2022).
Askarmin juga meminta Kementerian Sosial (Kemensos) memiliki data update masyarakat yang berhak penerima bansos. Selain itu menurutnya pemerintah juga harus segera mengambil langkah untuk menjamin stabilitas harga-harga pangan. Menjaga daya beli masyarakat yang memang di dominasi oleh sektor konsumsi.
“Pemerintah juga harus memanfaatkan momentum positif pertemuan G20 yang diharapkan dapat membuahkan efek pemulihan ekonomi Indonesia,” ujar Askarmin.

















































