MataWarga.co.id – Perkumpulan Keluarga Malaka (PKM) Kota Batam, merayakan ulang tahun paguyuban yang ke dua (dua). Perayaan ini, dilaksanakan pada Sabtu (27/8/2022), di halaman samping Kantor Kelurahan Sungai Binti, Sagulung.
Hadir dalam perayaan dua tahun PKM di Kota Batam, Ketua Umum PK NTT Kota Batam Andi S Mukhtar,Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad serta Ketua-ketua paguyuban kabupaten/kota yang berhimpun dibawah PK NTT Kota Batam.
Dalam sambutannya Ketua Umum PK NTT, Andi S Mukhtar menyampaikan beberapa poin penting kepada warga Kota Batam, asal Nusa Tenggara Timur yang hadir di acara Hut Ke-2 paguyuban kekeluargaan malaka kota batam.
Andi mengatakan, yang pertama saya berharap kepada seluruh ketua paguyuban kabupaten/kota yang bernaung dibawa PK NTT, agar selalu berkoordinasi, mencari solusi bersama-sama dengan PK NTT sehingga ketika ada permasalahan masyarakat khususnya warga NTT dilapangan dapat diselesaikan dengan cara-cara yang baik dan benar, sehingga tidak dapat menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan.
Yang kedua, bagi warga Kota Batam, asal NTT yang belum memiliki identitas diri atau KTP, agar segera menghubungi Ketua paguyuban kabupaten/kota asalnya masing-masing. Ini merupakan terobosan awal yang harus kita jalankan beersama-sama, agar kedepannya warga Kota Batam, asal NTT, sudah terdata identitas diri dengan sebenar-benarnya mengingat indentitas sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.
Ketiga, Andi juga berkomitmen untuk mebesarkan paguyuban kab/kota yang berada dibawah PK NTT, jangan hanya PK NTT yang besar tetapi juga paguyuban yang berada dibawanya juga harus besar dan dikenal di Kota Batam ini. Ini, komitmen bersama, sehingga untuk kedepan, paguyuban Kabupaten/Kota semakin berkembang dan terkenal, maka dengan sendirinya PK NTT akan terbawa.

Sejalan dengan ketum PK NTT, Amsakar berharap bagi warga Batam asal NTT yang belum memiliki identitas diri agar segera membuatnya didinas kependudukan Kota Batam.
Wakil Walikota Batam Amsakar ahmad juga mengajak seluruh warga Kota Batam asal NTT, agar bersama-sama membangun Kota Batam. Hal ini, karena menurut, Amsakar, tanpa kerja sama dan dukungan bapak ibu sekalian ,maka Kota Batam tidak akan seperti sekarang.
“Dengan semua orang mengambil peran dan memainkannya, maka Kota Batam sebagai bandar madani, semakin cepat terwujud,”tegas Amsakar.
(Jurnalis/Akkeh)

















































