MataWarga.co.id – Menanggapi pidato Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudoyono (AHY), Politikus PDI Perjuangan Ruhut Sitompul menyatakan AHY, tidak perlu banyak bicara soal pemerintah yang disebut gunting pita.
Hal itu disampaikan Ruhut merespons sambutan AHY dalam Rapimnas Demokrat di Jakarta Convention Centre (JCC) Jumat (15/9), yang menyebutkan pemerintahan sekarang hanya menggunting pita, pada proyek dari rezim sebelumnya.
“Apa pun infrastruktur, kalau belum finishing masih jauh, yang dia katakan tinggal gunting pita itu sudah finishing enggak? dia mengerti enggak tentang bangunan?. Belum finishing jangan banyak omong, jangan banyak bacot,” kata Ruhut.
Ruhut justru menyebutkan Presiden Joko Widodo ialah orang yang baik. Jokowi sejatinya adalah orang yang mau menyelesaikan, masalah yang ditinggalkan oleh rezim sebelumnya. Buktinya, Jokowi nau melanjutkan mega proyek Hambalang yang mangkrak di rezim SBY.
“Buktinya itu Hambalang. Proyek yang jadi ladang korupsi. Hambalang itu mau dibenahi oleh Pak Jokowi. Dia sudah datang ke sana, tetapi sudah terlalu parah hancurnya, merampok berapa triliunnya, kan itu. Jadi, sudahlah tidak perlu cengeng, itu pesan saya, ya,” lanjutnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono menyinggung soal pemerintah yang hanya gunting pita melanjutkan pembangunan proyek rezim Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dia menyebutkan banyak proyek yang sudah direncanakan dan mulai dibangun pada periode kedua SBY.
“Banyak yang tinggal dan sudah 70 persen bahkan tinggal 90 persen tinggal gunting pita. Setahun gunting pita kira-kira masuk akal enggak,” kata AHY.
Putra sulung SBY itu juga menyatakan dia tidak meminta pihak lain untuk mengapresiasi rezim SBY.
“Ya, kita enggak perlu juga diapresiasi, tetapi jangan mengatakan ‘ini kehebatan kita, satu tahun gunting pita’. Itu namanya claiming sesuatu yang, ya, kadang-kadang saya speechless,” lanjut AHY.

















































