MataWarga.co.id – Paguyuban Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur, menggelar ulang tahun ke 6, di Batu Ampar, Sabtu (11/2).
Dengan mengusung tema, Suru Papa Suru, Saa Paoa Laka, Kolo Setoko Aze dalam bahasa Ngada yang berarti Gotong Royong atau kebersamaan atau Berat Sama Dipikul, Ringan Sama Dijinjing.
Dalam memeriahkan acara ulang tahun ini, Paguyuban Ngada menggelar pesta rakyat dengan Tarian Jai. Selain Tarian Jai sebagai ciri khas asli Ngada, warga Ngada yang ada di Kota Batam, juga menampilkan Tarian Kreasi Jai.
Ketua Umum Ngada, Martin Pala Nono dalam sambutannya meminta warga Ngada untuk terus hidup di perantauan dengan nilai-nilai yang telah diwariskan oleh leluhur dari Kabupaten Ngada.


“Saya sangat berharap agar kita semua terus hidup sesuai dengan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para leluhur kita. Tunjukan kepada warga Batam, bahwa kita orang Ngada punya karatakter”, ungkap Martin.
Sementara itu, Ketua Umum PK NTT Kota Batam, Andi S Mukhtar, dalam sambutannya miminta kepada seluruh paguyuban yang bernaung dibawah kepak sayap PK NTT, untuk bersatu dan bersama dalam bingkai kekeluargaan untuk semua urusan.
Andi Muktar juga berharap dengan nilai kebersamaan dan kekeluargaan dalam bingkai persatuan, maka kemudian bisa bersama-sama mengirim utusan dari NTT untuk bisa duduk dikursi legislatif. Baik untuk DPRD Kota Batam, DPRD Provinsi Kepri ataupun DPR RI.

















































