MataWarga.co.id – Perkumpulan Keluarga Nusa Tenggara Timur (PK NTT) Kota Batam, mengucapkan duka cita yang mendalam, atas meninggalanya, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Domu Warandoy. Sekda NTT, meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas tunggal di ruas jalan Frans Seda Kota Kupang pada Minggu (2/10) dini hari.
Ketua Umum PK NTT Kota Batam, Andi S Muhktar mengucapkan, semoga keluarga yang ditinggalkan almahrum bisa melewati duka ini. Apalagi sebelum meninggal dalam kecelakaan, Domu Warandoy baru menghadiri pertemuan keluarga.
Andi juga berharap, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT, tetap bekerja normal. ” Semua orang pasti merasa kehilangan. Apalagi, Pa Domu Warandoy, yang baru menjabat sekitar beberapa bulan, setelah secara defitif dilantik pa gubernur. Maka kami berharap pemrov NTT, tetap bekerja normal. Sehingga roda pemerintahan Pemprov NTT, tidak bergejolak”,harap Andi.

Sementara itu, kapolresta Kota Kupang, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto mengatakan, kejadian kecelakaan lalu lintas yang dialami, Sekda NTT Domu Warandoy terjadi sekitar pukul 00.33 Wita, di depan hotel Debitos, Kota Kupang.
Menurut Krisna, sebelum kejadian dia melihat sebuah mobil fortuner melintas dari arah Jalan El Tari ke arah Jalan Frans Seda dalam keadaan tidak terkendali. Sehingga dia menginformasikan kepada anggota yang bertugas untuk mengecek.
Saat anggota tiba di tempat kejadian perkara, Krisna mendapatkan laporan bahwa mobil tersebut telah mengalami kecelakaan tunggal di depan Hote Debitos, dengan posisi mobil keluar ke jalur kanan dan menabrak pohon lontar.
“Saat itu kita sedang melakukan patroli pengendalian dan pengawasan serta penegakan terhadap pemakai knalpot racing bersama Polsek jajaran. Saat itu kita melihat ada kendaraan secara tiba-tiba tidak terkendali, sehingga diikuti anggota,” jelasnya.
Masih menurut Krisna, saat di lokasi kejadian mereka tidak mengetahui siapa yang alami kecelakaan, karena sibuk untuk mengevakuasi korban yang dalam keadaan terjepit. Kondisi mobil bagian kanan pun ringsek.
“Saat itu kami berusaha untuk selamatkan nyawa korban, karena masih dalam keadaan bergerak. Karena susah untuk dievakuasi, kami potong tempat duduknya lalu mengeluarkan korban dari dalam mobil dan langsung dilarikan ke rumah sakit,” ungkap Krisna.
Karena mobil terbalik ke samping kanan dan terjepit pohon lontar, korban baru berhasil dievakuasi dari dalam mobil pada pukul 04.30 Wita, oleh tim gabungan dari Polresta Kupang Kota, Pemadam Kebakaran Kota Kupang dan Basarnas Kupang.
“Posisinya sangat sulit sehingga proses evakuasinya berjalan cukup lama. Dan pada pukul 04.45 Wita korban dilarikan ke RS Bhayangkara Titus Uly Kupang, sedangkan mobil fortuner yang dikendarai korban diderek ke Sat Lantas Polresta Kupang Kota.
Sementara, polisi menduga kecelakaan tunggal yang mengakibatkan Sekda NTT Domu Warandoy meninggal dunia, akibat mobil yang dikendarai sendiri itu mengalami oleng lalu tak terkendali dan menabrak pohon lontar, setelah keluar ke lajur kanan.
Domu Warandoy baru dilantik Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat sebagai Sekretaris Daerah pada 13 Juli 2022. Sebelum menjabat sebagai Sekda NTT, Domu Warandoy merupakan Sekda Kabupaten Sumba Timur.

















































